Apa itu SPF, DKIM, dan DMARC: panduan untuk toko online

SPF mencantumkan server yang boleh mengirim email atas nama domain Anda, DKIM menandatangani setiap pesan dengan kunci yang dipublikasikan di DNS, dan DMARC memeriksa bahwa setidaknya salah satunya lolos untuk domain di alamat From yang terlihat, lalu memberi tahu kotak masuk apa yang harus dilakukan jika keduanya gagal. Gmail dan Yahoo mewajibkan ketiganya bagi pengirim massal, jadi toko yang mengirim email marketing sebaiknya memasang ketiganya.

Mengapa kotak masuk memeriksa ketiga record ini#

Siapa pun bisa mengetik alamat apa saja di baris From sebuah email. SPF, DKIM, dan DMARC adalah cara kotak masuk penerima memastikan bahwa pesan yang mengaku berasal dari ninefold.example memang dikirim oleh Ninefold. Masing-masing adalah record DNS yang Anda pasang di domain Anda, dan masing-masing menjawab pertanyaan yang berbeda.

Bagi toko online, dampak praktisnya adalah penempatan di kotak masuk. Google meminta setiap pengirim memasang SPF atau DKIM, dan pengirim lebih dari 5.000 pesan per hari ke akun Gmail pribadi wajib memiliki SPF, DKIM, dan DMARC S4. Yahoo menetapkan standar dasar yang sama untuk pengirim massalnya S5. Di bawah volume itu pun, email yang terautentikasi membangun reputasi pengirim di domain Anda sendiri, dan record DMARC membuat pihak lain jauh lebih sulit mengirim email phishing atas nama toko Anda.

Fungsi masing-masing record#

SPF: server mana yang boleh mengirim untuk Anda

SPF adalah record TXT yang berisi daftar server yang diizinkan mengirim email untuk sebuah domain. Server penerima membandingkan alamat IP yang terhubung dengannya dengan daftar itu. SPF memeriksa envelope sender (alamat MAIL FROM yang dipakai saat pengiriman dan yang juga menerima bounce), bukan alamat From yang dilihat pelanggan S1. Record yang umum untuk toko yang memakai mailbox workspace dan layanan email marketing terlihat seperti ini:

v=spf1 include:spf.mailbox.example include:spf.mailservice.example ~all

Setiap include menarik daftar milik penyedia lain. Bagian akhirnya menentukan perlakuan untuk server selain itu: -all berarti fail, sedangkan ~all berarti softfail, yang seharusnya tidak dijadikan satu-satunya alasan penerima untuk menolak pesan S1.

DKIM: tanda tangan di setiap pesan

DKIM menambahkan tanda tangan kriptografis ke header pesan. Tanda tangan itu menyebut domain penanda tangan (d=) dan selector (s=), lalu penerima mengambil kunci publiknya dari record DNS di selector._domainkey.domain S2. Jika header yang ditandatangani atau isi pesan berubah di perjalanan, pemeriksaan gagal. Dalam DKIM saja, domain penanda tangan tidak harus sama dengan alamat From S2, dan karena itulah DMARC dibutuhkan.

DMARC: kebijakan yang mengikat keduanya ke alamat pengirim yang terlihat

DMARC adalah record TXT di _dmarc.domainanda. Record ini meminta penerima memastikan bahwa SPF atau DKIM lolos untuk domain yang cocok dengan alamat From yang terlihat, memberi tahu cara memperlakukan email yang gagal (none, quarantine, atau reject), dan menentukan ke mana laporan dikirim S3. Record pertama bisa sesingkat v=DMARC1; p=none; rua=mailto:dmarc@ninefold.example.

Perbandingan ketiga record
RecordLetaknyaYang diperiksaArti jika lolos
SPFTXT di domain AndaAlamat IP server yang terhubungServer itu diizinkan mengirim untuk domain envelope
DKIMTXT di bawah selector._domainkeyTanda tangan di header pesanPesan tidak berubah dan ditandatangani oleh domain itu
DMARCTXT di _dmarcHasil SPF atau DKIM ditambah alignmentDomain From yang terlihat didukung pemeriksaan yang lolos

Cara ketiganya bekerja sama: alignment#

SPF dan DKIM bisa sama-sama lolos untuk domain yang salah. Sebuah layanan marketing bisa lolos SPF untuk domain bounce miliknya sendiri dan menandatangani DKIM atas namanya sendiri, sementara baris From menampilkan ninefold.example. Kedua hasil itu tidak membuktikan apa pun tentang Ninefold.

DMARC menutup celah itu dengan alignment. Sebuah pesan lolos DMARC jika SPF lolos untuk domain yang selaras dengan domain From, atau DKIM lolos untuk domain yang selaras dengannya S3. Secara default alignment bersifat relaxed, sehingga tanda tangan DKIM dari mail.ninefold.example dianggap selaras dengan alamat From di ninefold.example; alignment strict mensyaratkan kecocokan persis S3. Gmail dan Yahoo menyatakan aturan yang sama untuk pengirim massal: domain From harus selaras dengan domain SPF atau domain DKIM S4S5.

DKIM yang selaras lebih penting daripada SPF yang selaras. Saat pesan diteruskan (forward), server penerus terhubung dari alamat IP-nya sendiri, sehingga SPF untuk domain asal sering gagal S1. Tanda tangan DKIM tetap berlaku selama pesan tidak diubah.

Record yang perlu dipasang toko online#

Sebelum mengubah DNS, catat setiap layanan yang mengirim email dengan domain Anda di alamat From. Untuk brand pakaian kecil seperti Ninefold, biasanya itu mencakup mailbox workspace, email pesanan dan pengiriman dari platform toko, help desk, dan alat email marketing. Semuanya harus tercakup, terutama menjelang periode sibuk seperti Ramadan dan Harbolnas 12.12 saat volume email naik.

  1. Satu record SPF yang mencakup setiap layanan yang mengirim atas nama domain Anda.
  2. DKIM diaktifkan di setiap layanan tersebut, dengan domain Anda sebagai domain penanda tangan. Setiap layanan memberi record dan selector sendiri, sehingga beberapa record DKIM bisa berdampingan.
  3. Satu record DMARC, dimulai dengan p=none dan alamat pelaporan, agar Anda bisa melihat siapa saja yang mengirim atas nama Anda sebelum menerapkan kebijakan apa pun. Panduan setting DMARC menjelaskan langkah menuju quarantine dan reject.

Autentikasi hanyalah satu bagian dari yang diharapkan penyedia kotak masuk. Mereka juga melihat unsubscribe satu klik dan tingkat keluhan spam Anda; panduan dasar-dasar deliverability membahas sisanya.

Kesalahan yang sering terjadi#

  • Dua record SPF. Satu domain hanya boleh punya satu record yang diawali v=spf1; jika ada dua, SPF menghasilkan permanent error untuk setiap pesan S1. Gabungkan menjadi satu record.
  • Terlalu banyak lookup. Setiap include, a, mx, ptr, exists, dan redirect memakan satu DNS lookup, dan SPF berhenti dengan error setelah 10 lookup S1. Hapus layanan yang sudah tidak dipakai daripada terus menambah include.
  • DKIM ditandatangani dengan domain penyedia. Tanda tangannya lolos, tetapi tidak selaras dengan alamat From Anda. Atur DKIM dengan domain Anda sendiri di setiap alat.
  • Langsung memakai p=reject. Pengirim yang terlupa, seperti email konfirmasi pesanan dari platform toko, mulai gagal tanpa Anda sadari. Mulailah dengan p=none dan baca laporannya terlebih dahulu.
  • Tidak ada alamat pelaporan. Record DMARC tanpa rua tidak memberi data apa pun untuk ditindaklanjuti. Yahoo sangat menyarankan tag rua yang aktif selama penyiapan S5.

Cara mengecek record SPF, DKIM, dan DMARC#

Anda bisa mengecek record yang terpasang lewat DNS lookup, dan mengecek apa yang benar-benar dilihat penerima dengan membaca pesan sungguhan.

  • Dari terminal: dig +short TXT ninefold.example menampilkan record SPF, dig +short TXT _dmarc.ninefold.example menampilkan DMARC, dan dig +short TXT selector._domainkey.ninefold.example menampilkan kunci DKIM setelah Anda tahu selector-nya.
  • Dari browser: alat DNS lookup apa pun yang bisa membaca record TXT memberi jawaban yang sama.
  • Dari pesan sungguhan: kirim email uji ke alamat Gmail, buka, pilih More, lalu Show original S6. Header akan menampilkan hasil SPF, DKIM, dan DMARC untuk pesan itu, beserta domain yang lolos untuk masing-masing.

DMARC kini berada di jalur standar IETF: RFC 9989, yang terbit pada Mei 2026, menggantikan RFC 7489 S3S7. Record tetap diawali v=DMARC1, sehingga record yang ditulis dengan aturan lama tetap berfungsi S3.

Menyiapkan autentikasi dengan Tellnod di Claude atau ChatGPT#

Tellnod adalah konektor MCP untuk menulis, melihat pratinjau, dan mengirim email marketing dari Claude atau ChatGPT. Sejak hari pertama Anda bisa mengirim dari alamat bernama toko Anda di domain bersama Tellnod, misalnya hello@yourshop.tellnodmail.com, tanpa mengubah DNS, dengan batas 500 penerima per kampanye dan 1.000 email per bulan. Verifikasi domain Anda sendiri menghapus batas tersebut dan merupakan penyiapan yang kami sarankan.

Untuk memverifikasi domain, minta di chat, misalnya: “Jadikan ninefold.example sebagai domain pengirim saya.” Tellnod memberikan record SPF, DKIM, dan DMARC lalu memeriksanya untuk Anda. Jika DNS dikelola orang lain, minta: “Buat tautan penyiapan untuk web developer kami.” Mereka bisa menambahkan record dengan satu klik di penyedia DNS yang didukung, atau menyalinnya, tanpa membuat akun, dan Anda diberi tahu di chat dan lewat email setelah domain terverifikasi. Perubahan DNS biasanya butuh beberapa menit dan bisa sampai 48 jam.

Autentikasi tidak mengubah cara pengiriman: setiap kampanye menampilkan pratinjau desktop dan seluler, dan tidak ada yang terkirim sampai Anda menekan Confirm di kartu konfirmasi. Anda menyetujui setiap pengiriman. Untuk memulai, hubungkan Tellnod ke Claude atau ChatGPT; halaman harga memuat paket gratis dan paket berbayar.

Tanya jawab#

Apakah saya perlu SPF, DKIM, dan DMARC, atau cukup salah satunya?

Google meminta SPF atau DKIM dari setiap pengirim, dan mewajibkan SPF, DKIM, dan DMARC dari siapa pun yang mengirim lebih dari 5.000 pesan per hari ke Gmail S4. Memasang ketiganya adalah standar aman untuk toko dengan volume berapa pun.

Apa perbedaan SPF dan DKIM?

SPF memeriksa server mana yang mengirim pesan berdasarkan alamat IP-nya. DKIM memeriksa tanda tangan pada pesan itu sendiri, sehingga tetap berlaku setelah diteruskan selama pesan tidak diubah S1S2.

Bolehkah satu domain punya lebih dari satu record SPF?

Tidak. Beberapa record SPF di domain yang sama menghasilkan permanent error, jadi setiap layanan pengirim harus dimasukkan ke dalam satu record S1.

Apakah DMARC membuat email tidak masuk spam?

DMARC membuktikan bahwa email itu milik Anda dan melindungi domain dari spoofing. Penempatan di kotak masuk juga bergantung pada persetujuan penerima, tingkat keluhan, dan engagement, jadi DMARC yang lolos itu perlu, tetapi tidak cukup dengan sendirinya.

Apa arti alignment pada DMARC?

Artinya domain yang lolos SPF atau DKIM cocok dengan domain di alamat From yang terlihat. Secara default kecocokannya relaxed, sehingga subdomain dari domain yang sama ikut dihitung S3.

Sumber#

  1. [S1] RFC 7208: Sender Policy Framework (SPF) for authorizing use of domains in email, diperiksa
  2. [S2] RFC 6376: DomainKeys Identified Mail (DKIM) signatures, diperiksa
  3. [S3] RFC 9989: Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance (DMARC), diperiksa
  4. [S4] Google Workspace Admin Help: Email sender guidelines, diperiksa
  5. [S5] Yahoo Sender Hub: Sender best practices, diperiksa
  6. [S6] Gmail Help: Trace an email with its full header, diperiksa
  7. [S7] RFC 7489: Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance (DMARC), diperiksa